Jumat, 13 Juli 2012
prodak syrup apel tropis(putsa)
Bojonegoro, Mendengar nama buah putsa pasti sangat asing, apalagi jika buah yang memiliki banyak manfaat ini dikembangkan dan dibudidayakan di Kabupaten Bojonegoro. Rasanya pasti kita tidak akan mudah percaya, buah yang dikenal juga dengan nama Bidara atau Apel India ini ditangan Dita Rionaldi diolah menjadi aneka produk mulai dari sirup buah putsa, dodol, manisan dan jenang. Pemuda kelahiran Bojonegoro, tanggal 19 Juli 1985 yang pada tahun 2011 ini menjadi juara I pemuda pelopor tingkat nasional dibidang kelautan, ini mampu membuat aneka produk dari buah putsa yang dikembangkan oleh warga Desa Tanjungharjo Kecamatan Kapas yang akrab dengan panggilan pak tris. Dituturkan, Rio, bahwa perkenalan dengan buah putsa ini karena ketidak sengajaan. Saat itu tanpa sengaja dia bertemu dengan pak tris yang membudidayakan tanaman bidara atau apel tropis ini. Kala itu, lanjutnya, dikebun Desa Tanjungharjo sedang panen raya namun karena pemilik kebun belum tahu buah tersebut akan dimanfaatkan untuk apa. Oleh pemilik kebun maka dirinya dipercaya untuk mengolah dan memanfaatkan tanaman tersebut. Bermula dari hal ini maka saat ini buah yang memiliki banyak manfaat dan kaya akan kandungan vitamin c ini sekarang diolah menjadi aneka produk. Masih dalam keterangannya kepada Humas, rio menjelaskan bahwa Tanaman apel putsa tumbuh dengan baik pada tanah yang bersolum dalam, mempunyai lapisan organik tinggi, dan struktur tanahnya rendah dan gembur, mempunyai aerasi, penyerapan air, dan porositas baik, sehingga pertukaran oksigen, pergerakan hara dan kemampuan menyimpan airnya optimal. Sehingga tanaman ini bisa tumbuh dan dibudidayakan di Bojonegoro. Di desa Tapelan, Kecamatan Kapas akan Anda temukan perkebunan putsa apel tropis dengan luas lahan sekitar 5.000 m2 dan jumlah pohon sekitar 200 batang yang sudah berbuah. Penanaman putsa yang dimulai bulan Februari 2010 dan memasuki panen raya pertamanya sekitar bulan November tahun lalu. Termasuk tanaman yang dibudidayakan secara organik murni. Putsa apel tropis mengandung vitamin B dan C yang lebih banyak dari jeruk dan dibawah sedikit dari jambu biji. Menjadikan buah ini kerap dijadikan pilihan sebagai makanan subsitusi. Hasil panen yang bisa mencapai 2 kwintal tiap harinya membuat kami untuk bisa menjadikannya suatu olahan. Sehingga bukan hanya dapat dikonsumsi dalam buah segar, tetapi juga dinikmati berupa olahan buah. Ditambahkan, saat ini tanaman putsa yang dikembangkan bersama dengan pak tris sedang berbuah dan buahnya baru sebesar kelengkeng, diperkirakan musim panen nanti diperkirakan nanti pada Bulan Maret mendatang. Untuk pemasaran saat ini masih memenuhi permintaan dari beberapa kota antara lain wilayah surabaya. Diakui Rio untuk tanaman ini masih belum begitu dikenal luas oleh masyarakat sehingga saat ini dia tengah mengupayakan promosi untuk mengenalkan tanaman yang diharapkan nantinya akan menjadi ikon bagi Kabupaten Bojonegoro selain produk-produk yang selama ini kita kenal. Diakui bahwa saat ini tengah mengajukan hak paten untuk tanaman dan produk olahan dari buah putsa ini, serta ijin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro. Secara manfaat tanaman buah ini memiliki manfaat yang sangat luar biasa mulai dari untuk kesehatan dan bagi mereka yang sedang melakukan program diet. (hms/Atk)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar